Bakteri fakultatif adalah jenis bakteri yang dapat hidup dan berkembang biak baik dalam kondisi aerob (dengan oksigen) maupun anaerob (tanpa oksigen). Contoh bakteri fakultatif yang terkenal adalah Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Untuk mengembangbiakkan bakteri ini, diperlukan teknik dan media yang tepat. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Persiapan Media Pertumbuhan
Media pertumbuhan harus mengandung nutrisi yang dibutuhkan bakteri, seperti:
-
Nutrient Broth (kaldu nutrisi cair)
-
Agar Nutrient (media padat)
-
LB (Luria-Bertani) Broth (untuk bakteri seperti E. coli)
Bahan yang Dibutuhkan:
-
Pepton atau ekstrak ragi
-
Ekstrak daging (untuk Nutrient Agar)
-
NaCl (garam)
-
Agar-agar (untuk media padat)
-
Air steril
-
pH meter atau kertas pH
Cara Pembuatan Media:
-
Larutkan bahan-bahan di atas dalam air destilasi.
-
Panaskan hingga mendidih sambil diaduk.
-
Atur pH media menjadi 6,8–7,4 (sesuai kebutuhan bakteri).
-
Sterilisasi dengan autoklaf pada suhu 121°C selama 15 menit.
2. Inokulasi Bakteri
Setelah media siap, lakukan inokulasi (penanaman bakteri):
-
Untuk media cair: Masukkan kultur bakteri menggunakan oolse steril atau pipet.
-
Untuk media padat: Gunakan metode gores (streak plate) atau tuang (pour plate).
3. Inkubasi dalam Kondisi yang Tepat
Bakteri fakultatif dapat diinkubasi dalam dua kondisi:
a. Kondisi Aerob (Dengan Oksigen)
-
Simpan dalam inkubator pada suhu 37°C (untuk bakteri mesofil seperti E. coli).
-
Biarkan selama 24–48 jam.
b. Kondisi Anaerob (Tanpa Oksigen)
-
Gunakan jar anaerob atau kantung anaerob yang mengandung generator gas (seperti GasPak).
-
Inkubasi pada suhu yang sesuai selama 24–72 jam.
4. Pengamatan Pertumbuhan Bakteri
Setelah inkubasi, amati pertumbuhan bakteri:
-
Pada media cair: Kekeruhan menandakan pertumbuhan bakteri.
-
Pada media padat: Koloni bakteri akan terlihat sebagai titik-titik putih/kuning.
5. Penyimpanan Kultur
Jika ingin menyimpan bakteri dalam waktu lama:
-
Simpan dalam agar miring di suhu 4°C (untuk penyimpanan jangka pendek).
-
Gunakan cryopreservation dengan gliserol 15% untuk penyimpanan jangka panjang di -80°C.
Tips Tambahan
-
Selalu gunakan alat steril (autoklaf, alkohol, bunsen).
-
Hindari kontaminasi dengan bekerja di dekat api bunsen.
-
Gunakan masker dan sarung tangan saat bekerja dengan bakteri patogen.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengembangbiakkan bakteri fakultatif dengan sukses untuk keperluan penelitian, industri, atau pendidikan.