India adalah negara yang dikenal dengan sistem kastanya yang kompleks dan telah ada sejak ribuan tahun. Sistem kasta di India secara tradisional dibagi menjadi empat kelompok utama yang disebut Varna. Namun, dalam praktiknya, sistem kasta jauh lebih rumit dan terfragmentasi menjadi ribuan sub-kelompok yang disebut Jati. Berikut adalah penjelasan mengenai jumlah kasta di India:
1. Empat Varna Utama
Secara tradisional, sistem kasta di India dibagi menjadi empat Varna utama, yaitu:
- Brahmaṇa (Brahmana): Kelompok pendeta dan cendekiawan yang bertanggung jawab atas urusan spiritual dan keagamaan.
- Kṣatriya (Kshatriya): Kelompok bangsawan dan prajurit yang bertugas melindungi negara dan memerintah.
- Vaiśya (Vaishya): Kelompok pedagang, petani, dan pengusaha yang bertanggung jawab atas perekonomian.
- Śūdra (Shudra): Kelompok pekerja dan pelayan yang melayani tiga Varna di atas.
Di luar empat Varna ini, terdapat kelompok yang disebut Dalit (sebelumnya dikenal sebagai “Untouchables” atau “Pariah”) yang secara historis dianggap berada di luar sistem Varna dan sering mengalami diskriminasi berat.
2. Jati: Ribuan Sub-Kelompok Kasta
Selain empat Varna, masyarakat India juga terbagi menjadi ribuan Jati, yang merupakan kelompok-kelompok sosial berdasarkan pekerjaan, wilayah, atau tradisi. Setiap Jati memiliki peran, aturan, dan hierarki tersendiri dalam masyarakat. Jumlah Jati di India diperkirakan mencapai 3.000 hingga 5.000, tergantung pada wilayah dan komunitasnya.
Contoh Jati termasuk kelompok seperti Kumhar (pembuat tembikar), Lohar (pandai besi), dan Nai (penata rambut). Setiap Jati memiliki tradisi dan aturan yang ketat, termasuk dalam hal pernikahan, makanan, dan interaksi sosial.
3. Kasta dalam Konteks Modern
Meskipun sistem kasta secara resmi dihapuskan dalam Konstitusi India pada tahun 1950, praktik diskriminasi berdasarkan kasta masih terjadi, terutama di daerah pedesaan. Pemerintah India telah menerapkan kebijakan reservasi (kuota) dalam pendidikan dan pekerjaan untuk membantu kelompok-kelompok yang terpinggirkan, seperti Dalit dan suku-suku terasing (Adivasi).
Saat ini, kasta masih memainkan peran penting dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi di India. Namun, urbanisasi dan modernisasi telah mengurangi pengaruhnya di beberapa wilayah, terutama di kota-kota besar.
4. Klasifikasi Resmi oleh Pemerintah India
Pemerintah India mengklasifikasikan kasta menjadi beberapa kategori untuk tujuan administrasi dan kebijakan afirmatif:
- Scheduled Castes (SC): Kelompok yang sebelumnya dikenal sebagai “Untouchables” atau Dalit.
- Scheduled Tribes (ST): Kelompok suku asli atau Adivasi.
- Other Backward Classes (OBC): Kelompok kasta yang secara sosial dan ekonomi terbelakang.
- General Category: Kelompok kasta yang tidak termasuk dalam tiga kategori di atas.
Sistem kasta di India adalah struktur sosial yang sangat kompleks, dengan empat Varna utama dan ribuan Jati. Meskipun sistem ini telah ada selama ribuan tahun, pengaruhnya masih terasa dalam masyarakat India modern. Pemerintah India terus berupaya mengurangi diskriminasi kasta melalui berbagai kebijakan, tetapi tantangan masih tetap ada, terutama di daerah pedesaan.